Tuesday, September 1, 2020

Mengenal Eco Beauty



Sebagai beauty enthusiast bukan berarti kita tidak bisa menjadi environment enthusiast lho, karena  ternyata mencintai lingkungan bisa dilakukan bersamaan dengan mencintai tubuh sendiri. Wah, bagaimana caranya?” yuk kita kenalan dengan Eco Beauty. Jika dilihat dari artinya, Eco Beauty memiliki arti Eco Friendly Beauty yaitu produk kecantikan yang ramah lingkungan.

Mulai dari produksi, kemasan juga penggunaannya tidak membahayakan bagi lingkungan. Menerapkan gaya hidup ini tentu tidak mudah, terlebih biasa kita sebagai wanita terbiasa memilih produk berdasarkan efek penggunaannya ataupun hasil akhirnya. Namun perlu diingat bahwa tidak mudah bukan berarti tidak bisa dilakukan, kita bisa memulainya dari hal kecil seperti berikut :

Tuesday, May 26, 2020

Nonton How I Met Your Mother, kok relate?!


Film yang jumlahnya 9 season ini cukup banyak memiliki banyak penggemar setia yang menunggu setiap season di setiap tahunnya, meski banyak juga penggemarnya yang kecewa dengan ending series ini. Berkisah tentang tokoh utama Ted Mosby, seorang arsitek muda yang bertualang mencari cintanya, yang kelak akan dikisahkan kepada anak-anaknya "How i meet your mother". Ted memiliki sahabat semasa kuliah yang terus tinggal dengannya, yaitu Marshall dan Marshall memiliki kekasih yang bernama Lily, lalu Ted juga bertemu dan berteman dengan Barney, seorang womanizer yang selalu tampil rapih dengan setelan jasnya, hingga suatu malam Barney mengenalkan Ted pada seorang wanita cantik, bernama Robin dan Ted seketika jatuh cinta.

ki-ka : Barney-Marshal-Lily-Robin-Ted

Thursday, April 2, 2020

Lipstick

Sabtu-Minggu adalah hari yang menyenangkan bagi para pekerja kantoran, anak sekolah yang menghabiskan waktunya di Mall, berbelanja, memonton film atau sekedar makan. Toilet adalah tempat yang umumnya pertama kali dituju oleh seorang perempuan yang baru datang ataupun sebelum pulang, entah untuk sekedar merapihkan make up, rambut, pakaian atau sesuai fungsinya untuk buang hajat. Hal ini menjadikan para cleaning service mengganti gulungan tisu lebih banyak, mengepel lantai berkali-kali lipat dari biasanya. Antrian toilet mengular hingga ke luar, dengan posisinya di lantai 6 menjadikan toilet yang dibersihkan oleh Shita ini, lebih ramai karena selantai dengan bioskop dan biasanya pengunjung yang malas antri toilet di dalam bioskop akan menuju ke Toilet ini. Harusnya dengan kondisi ini Shita mendapat bantuan tenaga satu orang cleaning service lagi, namun bukan Shita namanya jika selalu mengeluhkan hal  yang tampaknya tidak akan dituruti.
Untuk menghibur dirinya saat bosan atau lelah, Ia kerap kali menguping pembicaraan para pengunjung yang ke toilet, anak dan ibu yang berdebat, gadis-gadis yang memamerkan make up baru pada temannya, yang sembunyi-sembunyi menelpon selingkuhannya di Toilet, atau sekedar menghapus air mata mereka sebelum berdandan. 

Walaupun kadang isi pembicaraan mereka terdengar asing olehnya, namun kendati begitu Shita merasa terhibur, mereka adalah penanda bahwa dirinya tidak pernah sendirian. Setelah 8 jam bekerja, Shita akan pulang ke rumah kontrakan dan disambut oleh neneknya ataupun masakan hangatnya yang memang bukan masakan baru tapi masakan sisa yang sengaja dihangatkan untuknya. Sambil makan malam biasanya Shita akan bercerita tentang kesehariannya saat bekerja, ceritanya selalu terdengar menyenangkan, walaupun neneknya tahu pasti ada cerita tidak enak yang disimpan oleh cucunya, Ia sekedar tahu namun tidak pernah bisa untuk menyentuhnya dan tidak pernah mencoba untuk menyentuhnya. Kadang yang bisa Ia harapkan adalah Ia dapat hidup lebih lama untuk mendampingi cucunya.

Sunday, February 16, 2020

you are what you follow

Buat kalian yang sering update di Instagram, mungkin gak asing sama keributan yang baru-baru ini terjadi. Tiga Ibu muda yang perkara awalnya sepele, soal selera pemilihan warna, autenthic endorsement, sampai akhirnya rame dan masuk ke akun gosip, ibarat melempar korek api ke drum bensin then....buzz....kebakaran deh, hihiii...

Lanjut...
perkara ini juga makin subur karena masing-masing mereka ini punya follower banyak, bahkan jutaan, gak terima junjungannya diserang,  tentu bala-bala alias followers ini langsung menyerang balik tanpa diminta ! wow bukti kesetiaan yang sangat nyata seperti death eater Lord Voldemort :')

Herannya, yang aku perhatiin disini, bala-bala ini nyerangnya kok makin barbar ya, komenan mereka di akun-akun gosip,( No.... i didn't follow one of them just stalking) kebanyakan gak tau bahkan gak mau tau masalahnya apa. pokoknya membela junjungannya, pokoknya aku team **** // wah junjunganku diserang // or whatever that sounds like that //
Gak cukup dengan komenan itu, some of them bahkan ikutan nyerang ke salah satu Ibu tadi tentunya dengan kata-kata umpatan, ujaran kebencian, makin si junjungan memposting kebenaran tentang dirinya menurut versinya, makin kencang juga jeritan followernya untuk membela. Jujur miris banget sama kejadian ini, para follower ini apa gak sadar ya? mereka sudah dibentuk sedemikian rupa agar membela junjungannya atau istilah kerennya mah selebgram ya, digiring opininya, walaupun tentu selebgram tadi akan berkilah bahwa melakukan hal tersebut,
(disini aku akan klarifikasi = ayo para followerku, panaslah kalian !)
(jadi aku gak terima ya digituin ! = ayo followerku serang dia)
(coba sini lawan gue langsung = ayo lawan follower gue nih !)

Saturday, February 1, 2020

Produk Lokal siap Interlokal (part 1)

Eranya milenial sekarang ini didominasi oleh selebgram yang gayanya agak kebarat-baratan alias western, makanya gak heran  bikin barang import laku keras di Indonesia, apalagi as we know Indonesian are very consumtive :" heheheeh... tapi buat kalian yang mau tampil beda keliatan classy, orisinil, jangan khawatir,  banyak pilihan produk lokal, asli buatan Indonesia yang bahkan ternyata mendunia loh. Produknya mulai dari jam tangan, tas, sepatu, baju, topi, kaos kaki, dan masih banyak lagi.

Berkat acara Semasa di , sebuah bazaar produk lokal yang digelar di Museum BI, pas tanggal 29 November - 1 Desember 2019 kemarin, akhirnya aku juga baru tau kalau produk lokal emang asli sebagus itu, terharu banget liat antusias pembeli yang banyak, worthy  kok kalaupun harganya agak mahal, demi mendukung para UMKM lokal, menjaga kualitas materialnya, kenapa enggak ? ya kan?

Ok...ok langsung aja ya, beberapa rekomendasi produk lokal kita yang kece-kece.
Mulai dari, Sepatu ya...

1. iwearup
pict. google

Dengan sentuhan tangan bertalenta Diana Rikasari, produk unik iwearup yang berupa sepatu, kaos, kacamata sampai anting, gemes semua dong !!! karena colourfull. Oh ya, merindingnya lagi mereka baru aja announce kalau produk sepatu mereka Shizuka Sneakers dan Celia Floral Slip-Ons , dipakai jadi wardrobe di film Disney Stargirl. Daripada tambah penasaran, langsung nih kepoin web nya https://www.iwearup.com/ atau instagramnya yang feednya gak kalah gemes dan bisa jadi inspirasi kamu, https://www.instagram.com/iwearup/

2. chiel co
Sesuai slogan mereka not for basic, Design Chiel emang premium dan unik.

pict.google

Tak hanya sepatu, Chiel juga punya produk Apparel dan Accesories berupa tas. Buat kamu yang mau beli offline, bisa datang langsung ke Storenya di Senayan City level 1 , untuk info lebih lanjut silahkan cek IGnya dulu ya chielshoes

Juara banget nih sama model-model sepatunya yang unik, old school sejak tahun 2008, bahkan Adorable juga punya produk sepatu yang bisa berubah warna kalau kena sinar matahari kayak sepatu converse x chinatownmarket, keren kan...
Oh ya mereka juga bisa menyediakan sepatu dengan design dan ukuran custom sesuai keinginan kalian, mampir dulu deh ke IGnya adorable custom dan adorable project karena selain sepatu, mereka juga menjual tas dan outfit.

Monday, August 7, 2017

drama twitwor yang emejing

Bagi pengguna twitter, mungkin tau kalau di akun info twitwor beberapa hari lalu sempet rame ngomongin selebtwit. Walaupun katanya gak mengarah pada 1 selebtwit tertentu, tapi yang 'ngeh jelas tau siapa sebenernya yang lagi diomongin disini.

Kalau mau dikatakan idola atau junjungan buat gue pribadi sih enggak juga, tapi memang kenyataannya bahwa taraf hidupnya diatas gue? ya tentu saja ! pengen tukeran hidup? hmmm...lil bit

Well...siapa sih yang gak kepengen wara wiri keliling dunia dengan pesawat kelas bisnis, menginap di hotel bintang 5 dengan kamar suite yang menghadap ke view yang sangat indah. Orang berduit aja yang pengen kamar ini, harus booking  sesuai tanggal yang kosong. Sedangkan selebtwit atau influencer ini malah disediakan kamar dan seabrek fasilitasnya tanpa booking :)

Yess...yang dilakukannya hanyalah membuat content semenarik mungkin, soft selling  atau promosi hotel, pesawat dan produk lainnya. Secara influencer yang punya follower diatas 100 ribu, tentu hal promosi semacam ini mudah ditularkan kepada followersnya, didukung dengan kemampuan menulis promo tanpa terlihat (iyak ini serius...setiap postingannya gak keliatan banget kalo iklan sampe lo nyadar pas baca paragraph terakhirnya) dan menurut gue 1001 lho influencer yang kayak gini. Yang mau bilang gue lebay....monggo komen aja, siapa lagi influencer yang kayak gini, lumayan kan kalo tau jadi bisa buat bahan belajar lagi ehehehee...

Seolah menyesuaikan dengan kebutuhan berpromosi, selebtwit ini juga memiliki tatanan feeds foto di instagram yang ciamik pula, dijamin ngiler deh kalo liat foto-fotonya. Entah foto liburan, pemandangan indah semacam ilustrasi dari fairytale yang biasanya diawali dengan Let me tell you a story Once upon a time  dan segambreng gambaran "easy life" yang doi miliki.

Namun dibalik itu semua, mungkin diluar sana ada orang sirik, ada.
Ada orang ngiri, jelas.
Ada orang yang kepengen tukeran hidup sama doi, banyak
dan yang pengen mbully juga....
buanyak.

Itulah yang gue liat di twitwor belakangan ini, cuma gara-gara salah sebut pecahan uang asing si Selebtwit ini dibully habis-habisan, cerita-cerita dari hatersnya bertebaran, yang bilang hidupnya fake lah...yang bilang pencitraan lah *eh sama aja sama fake ya :P
banyak yang cari panggung buat menebar kebencian buat orang yang mungkin gak mereka kenal dengan baik sebelumnya alias cuma kenal dari twitter aja, menebar komentar negatif buat orang yang mungkin hidupnya layak disirikin bagi fakir-fakir bahagia seperti orang yang mbully itu.

Oh...seriously dude ! hating strangers won't make you pretty  *meh

Ternyata ada benarnya pepatah "semakin tinggi pohon semakin kencang angin menggoyahkan"
"semakin sukses lo jadi orang , semakin banyak yang ingin menjatuhkan"
kenapa ?
karena cuma pohon tinggi yang bisa sampe kena angin kencang, susah jatuhnya ? makin kencang lagi angin yang bertiup sampai cuma benar-benar menyisakan pohon -pohon terkuat

Sampai disini jelas kan...susahnya jadi pohon tinggi dan terkuat. Makanya yuk dari pada mbully, mending kita sama-sama memperbaiki diri masing-masing aja, saling mencinta. Spread love not hate



Friday, April 28, 2017

Bertualang di Malang

Siapa sih yang gak tau Kota Malang? Kota yang terkenal sama Apel dan bakwannya. Gak di Jakarta, di Bogor, di Serang , pasti ada Bakwan Malang dan Apel Malang. Heran yaaa....
sering makan Apelnya , bakwannya , tapi belum pernah ke Kotanya. Hehehehehehe..... so, demi menuntaskan rasa penasaran sama si Kota Malang dan sekalian pengen pamer foto liburan di Instagram  berangkatlah gue kesana pada bulan November 2016 dan baru share ceritanya di blog sekarang
-____-

Lucky me, liburan kali ini ditemenin temen-temen gue sewaktu kuliah yang cantik bin kece , wajib hukumnya follow IG mereka juga setelah baca tulisan ini yaaaa...!

Ok, setelah 17 jam di kereta Matarmaja yang diisi dengan main Uno, nonton drakor, tidur, jajan kopi, makan nasi pakai happy tos dari stasiun Senen akhirnya kita sampai juga ke stasiun Malang kota lama, dan disambut oleh motor-motor rentalan dari Sunday Holiday yang sebelumnya udah kita booking waktu di Jakarta. Btw, motor-motor ini gratis ongkir lho , kita cukup bayar tarif rentalnya Rp. 70.000,-/motor/24 jam, terus serah terima kartu identitas sebagai jaminan dan sipp , motor bisa dibawa pulang, eh dibawa keliling Malang maksudnya. Karena hari masih pagi, sekitar pukul 8, dan habis perjalanan jauh juga , perut udah gak bisa diajak kompromi lagi nih, harus segera diisi, tapi masalahnya kita para turis kece ini masih gedembolan sama tas ransel, kamera dll risih banget kan rasanya, akhirnya dengan saut-sautan di motor sekenanya kita sepakat mufakat untuk ke penginapan dulu, ya walopun jam check in harusnya jam 12.00, tapi kita sih nekad aja " nitip tas doang deh abis itu cari makan" setelah dibumbui perboden dikit , salah jalur, puter balik diteriakin orang-orang Malang dan tukang becak, akhirnya kita bisa sampai juga di penginapan Mador Hostel namanya unik ya, singkatannya dari Malang Dorm karena tempat tidurnya ala-ala dormitory gitu, tidurnya pakai bunk bed dan sekamar cukup untuk 6 orang pas banget kan, kebetulan kita berenam jadi bisa booking private deh, harganya Rp. 400.000,-/malam dapet fasilitas Cooling Fan, kalau mau yang Aircon harganya Rp. 500.000,-/malam. Nah untuk fasilitas bathroom , kita sharing dengan tamu-tamu di dorm yang lain, tapi jangan khawatir, kebersihannya terjamin kok dan dipisah antara pengguna laki-laki dan perempuan. Btw, Mador ini juga bisa di booking lewat Traveloka, Pegi-pegi atau Agoda juga lho, tapi kalau mau booking bareng temen-temen yang pengennya sekamar, gue sih saranin booking langsung ke Mador karena kalau booking via aplikasi cuma tercantum sisa bed, tapi gak ketahuan bed ini ada di kamar yang sama atau enggak.

Oh ya, kalo di bayangan kalian penginapan itu suka terkesan seram atau aneh, ini gak terasa banget kalau di Mador karena suasananya cozy, ada ruang tamu dengan TV LED , terus ada gitarnya (siapapun boleh main) plus ada rak bukunya juga lho (siapapun boleh baca) kyak gini nih....

Wednesday, November 9, 2016

Furniture Minimalis , fungsi Maksimalis

Pagi hari yang produktif biasanya aku dan penghuni rumah lainnya sama sibuknya, jalan sering tabrakan, barang-barang pindah dari tempatnya , yang tadinya mau cepet-cepet bisa jadi lelet-lelet . Huuh…ngerusak mood duluan kan pagi-pagi , gimana mau semangat aktifitas nanti siang ?
Kadang kepikiran sih,
Ini tuh , rumahku yang kekecilan ? tapi kalau beli rumah lagi yang lebih besar udah jelas besar harganya alias mahal
Atau rumahku penghuninya yang kebanyakan ? bisa dikurangin sih, tapi kita tinggal gak sekeluarga lagi dong, ih sedih banget
oh..atau perabotannya yang kebanyakan? Kebesaran? Harus dikecilin atau harus dikurangin ya? Atau harus ganti pakai furniture dekorasi rumah minimalis yang lagi diskon di MatahariMall.com ?
Ok! Pilihan yang ketiga dikunci, kayaknya daripada ganti rumah atau mengurangi penghuninya lebih baik ganti furniture aja, soal harga gak masalah karena MatahariMall.com kasih diskon besar-besaran buat furniture dekorasi rumah minimalis .


Tuesday, October 11, 2016

Sensasi Kertas

Orang bilang, kalau gak ngikutin jaman ya ketinggalan jaman, kudet (kurang update) atau kuno dan segambreng istilah lainnya , tapi kalau masalah selera orang ,masalah sensasi orang tentu gak bisa disamain :)

Tahun demi tahun angkanya memang selalu bertambah, jaman juga berubah ,  kita ada di era digital , dimana 8 dari 10 orang di mana-mana memegang Smartphone  , entah hanya untuk membalas pesan , membuka laman internet , mendengarkan musik, melihat dan mengambil foto.  Lewat benda berukuran 5-7 inch ini , kita bisa melakukan apa saja yang kita mau, ya sesuai namanya Smartphone.

'pintar'

Tanpa bermaksud fanatik atau tidak mau mengikuti jaman, bagi para penggemar hal-hal seperti mendengarkan musik atau membaca, aktifitas menggunakan smartphone ini pasti terasa bedanya. Mendengarkan musik dengan aplikasi online atau berbayar dalam Smartphone , hanya semudah menyentuhkan ujung jari dan lagu pun berputar sesuai keinginan, hanya dengan gerakan 1 jempol pula, kita dapat memilih lagu mana yang ingin kita putar ya semudah itu....

Tapi bicara sensasi, lain lagi

Thursday, September 1, 2016

Super September MatahariMall

Akhir bulan selalu akan disambung oleh awal bulan…
Yang meninggalkan  selalu akan digantikan…
Kesedihan berlalu , akan datang kesenangan…

Nah, jadi siapa yang merasa sedih meninggalkan akhir bulan ?
Gaji yang baru datang, pergi kembali
Awal bulan gigit jari
Ada yang begitu?
aku sih, aku ingin yang itu, aku ingin yang ini, ingin ini itu banyak sekali….. la…la…la…
Kemudian nyanyi.
Stop !
karena pas liat ini :


Monday, August 15, 2016

Jadi "Bridemaids" aja dulu, Jadi "Bride" kemudian

Beberapa hari lalu, media sosial sempat ramai dengan meme "17 tahun udah nikah , kalian yang 25++ dah ngapain aja?"
yhaaa...kurang lebih begitu bunyinya.

Tentu saja meme tersebut menimbulkan pro dan kontra, bagi yang pro menyetujui gagasan menikah muda dengan alasan-alasan yang kuat, yang kontra menyatakan umur bukan ukuran untuk menikah atau beberapa selebtweet menyikapi meme tersebut dengan tanggapan pribadi seperti, nikah itu kalau udah siap, kalau udah ada  calonnya dan lain lain dan lain lain.....

Gue bukan ingin menunjukan di pihak mana gue berdiri , di pihak pro atau kontra. Tulisan ini lebih ke isi pikiran aja, karena gue sendiri belum menikah dan bukan kapasitasnya gue untuk menggurui ini itu. Ini cuma tulisan yang ditulis dari seorang gadis 23 tahun yang masih sering kondangan tanpa partner atau beberapa kali bantuin yang nikahan (selanjutnya gue bahasain "bridemaids", padahal arti sebenernya sih pengiring pengantin :P )

Friday, August 12, 2016

The Girl On The Train (yang Ia lihat dari kereta)




Novel yang ditulis oleh Paula Hawkins ini cukup menarik minat baca gue hanya dari sampulnya 
*P.s  yang gue punya ini sampul versi novel Indonesia.
gambar yang terlihat adalah kompatemen kereta, dan bercak darah di tulisan THE GIRL ON THE TRAIN yang menggunakan efek panning, menandakan pergerakan kereta (dalam novel ini disebut commuter) yang cepat. 
Karena penasaran , gue baca bagian belakang yang menuliskan sinopsisnya : 

Rachel menaiki kereta komuter yang sama setiap pagi. Di pinggiran London , keretanya akan berhenti di sebuah sinyal perlintasan, tepat di depan rumah nomor lima belas . Tempat sepasang suami istri menjalani kehidupan yang tampak bahagia bahkan nyaris sempurna. Pemandangan ini mengingatkan Rachel pada kehidupannya sendiri yang sebelumnya sempurna .
Pada suatu pagi Rachel menyaksikan sesuatu yang mengejutkan . Hanya semenit sebelum kereta bergerak, tapi itupun sudah cukup . Kini pandangannya terhadap pasangan itu pun berubah. 


Poin plus ! sinopsisnya ok.
Poin plus ! akan difilmkan oleh DreamWorks bulan Oktober 2016.

Cocok lah buat bacaan di kosan, ok gue beli  dan novel ini pun masuk ke dalam tas plastik berbayar 200 rupiah .

Monday, July 11, 2016

i'm not a traveler



Lokasi Foto : Pantai Belitung Sumatra Selatan

Indonesia itu Indah,
coba liat sekeliling kita aja , gak harus pergi jauh-jauh,
Tuhan sudah menyediakan keindahan yang sesungguhnya tanpa kita sadari dan tanpa kita minta.

Banyak orang disebut atau menyebut dirinya Traveler atau Backpacker karena sering berlibur, berpergian , dan berpetualang ke suatu tempat. Well, dengan sangat jelas gue bukan keduanya (Backpacker maupun Traveler) gue hanya orang dengan cetek pengalaman berpergian kesana-kesini, pergi kalau ada tiket murah, promo dan gratisan  Bahkan itupun gak wajib, gue juga bukan orang yang mewajibkan untuk berpergian untuk berlibur selepas kerja, sebagai pekerja office hours  yang dapat jatah cuti 12 hari dan libur sabtu, minggu , gue biasa menggunakannya untuk istirahat di Rumah, hang out , cari kegiatan baru, nemenin emak pergi dan nonton . Akun IG gue yang namanya @tan_aulika belum dipenuhi foto-foto landscape atau panorama level ribuan likes (yeeelaaaaah... ratusan juga gak nyampe) ya, cuma ada beberapa foto pas lagi jalan-jalan paling banyak 32 likes .______.

Seperti yang gue bilang tadi, trip gue tergantung beberapa faktor berikut :

1. Uang,
Karena gue tidak rajin menabung (jangan dicontoh ya adik-adik), gue biasanya baru mulai nabung kalau udah ketahuan destinasinya kemana, berangkat tanggal berapa. Makanya booking penginapan  atau tiket, sangat disesuaikan dengan isi kantong seadanya atau ya kalau rejeki bisa ditalangin sama temen yang mau trip juga :) 
Misalnya, jarak keberangkatan 1 bulan lagi ya mau gak mau 1 bulan gue baru nabung sekuat-kuatnya, 
Sungguh sangat terpujilah orang-orang yang sudah menyisihkan bagian dari penghasilannya dan menjadwalkan waktunya untuk trip . Bahkan ada beberapa teman gue yang  punya target dalam satu tahun dia akan kemana aja, dengan siapa, berapa dan kapan. Sungguh mereka ada dalam peringkat tagline "my trip my adventure"
Nah gue : belum ada tujuan, = belum nabung

Saturday, April 30, 2016

Resensi Career Of Evil (Titian Kejahatan)

Judul : Career Of Evil (Titian Kejahatan)

Penulis : Robert Galbraith 

Alih Bahasa : Siska Yuanita 

Tahun terbit : 2015

Bahasa :    Indonesia

Jumlah halaman : 552

Penerbit : Gramedia Pustaka 

So, novel ketiga yang mengisahkan petualangan detektif bernama Cormoran Strike ini diawali dengan potongan lirik lagu "Career Of Evil" dari Grup Band Blue Oyster Cult . Bagi kalian generasi 90an, sama sekali gregepan ,lagu siapa sih ini ? ? ?
Seolah menjadi lagu ritual, tiap potongan lirik dan judul lagu Blue Oyster Cult menjadi pembuka di setiap bagian cerita berdarah, bertulang dan berdaging (-baca, mutilasi).  Sepertinya Rowling mulai enggan bermain-main dengan kisah penyelesaian kasus klien Strike, novel ini malah mengisahkan kasus yang menimpa Strike yang tak kalah berbahaya dari dua buku sebelumnya. Mungkin ini sebagai bentuk peralihan agar pembaca tidak bosan, atau sebagai peringatan bahwa tak selamanya seorang detektif partikelir, mantan tentara Angkatan Darat itu selalu bisa merasa aman. Strike yang berhasil lolos dari bom Afghanistan, ternyata belum 100% lolos  dari masa lalunya yang begitu mencekam. Entah bagaimana novel ini ketiga ini ditulis, tapi bagian-bagiannya seperti sudah disimpan pada novel pertama dan kedua, seperti potongan daging beku yang disimpan di freezer yang akan dikeluarkan pada waktunya.

Lirik lagu Blue Oyster Cult dikirimkan bersama potongan kaki perempuan yang dialamatkan kepada Robin , Asisten Strike. Seolah menyindir, pengirim ini jelas mengetahui sebelah kaki Strike yang diamputasi karena terkena bom di Afghanistan. Sebelum Strike dan Robin berhasil menghentikannya, pembunuh kembali beraksi dengan sepak terjang yang semakin parah.

Mimpi Buruk
Penerjemah novelnya, Siska Yuanita bilang, Career Of Evil ini membawanya mimpi buruk dengan emosi yang naik turun saat menerjemahkannya, bahkan Rowling mengakui dia mengalami mimpi buruk berkali-kali saat menyelesaikan tulisan ini. Semua orang yang sudah membaca novelnya dalam diskusi tersebut menyatakan hal yang sama, emosi naik turun, mimpi buruk, page turner dan rasa kesal begitu mendapati mereka sudah membuka halaman terakhir.


Emosi Naik Turun 
emosi kita akan naik turun , seolah-olah kita bisa rasain kegelisahan Strike, perasaan Robin yang mulai baper. Kadang ditengah-tengah baca , saya ngerasa ikutan capek nyari pembunuh dan pas mau buka buku lanjut lagi, gak tau kenapa ada perasaan gak siap ketemu kenyataan yang sebenarnya, takut ketemu tiba-tiba sama si pembunuh. Kenapa ya? padahal jelas-jelas si pembunuh ada di London, Indonesia masih aman !

Resensi : The Cuckoo's Calling (Dekut Burung Kukuk)










Judul : The Cuckoo's Calling (Dekut Burung Kukuk)
Penerbit : Gramedia Pustaka
Edisi : Soft Cover
Tahun Terbit : 2013
Penulis : Roberth Galbraith
Alih bahasa : Siska Yuantita , Aan Mansyur
Jumlah halaman : 520

Novel ini diawali dengan tewasnya Seorang Supermodel bernama Lula Landry, yang ditemukan jatuh dari balkon kamarnya. Hasil penyelidikan polisi menyatakan bahwa Lula Landry tewas karena bunuh diri, namun kenyataan tersebut tidak dipercayai oleh Kakak korban, John Bristow. Berangkat dari ketidakpercayaan tersebut , John menyewa jasa Cormoran Strike, seorang detektf partikelir yang hidupnya sedang dirundung banyak masalah. Bagaikan mendapat angin segar , Strike menerima kasus ini dengan bayaran yang menggiurkan. Namun ternyata bayaran tersebut tidak sepadan dengan kenyataan pahit dan gelap yang justru bisa mengancam hidupnya.
Keterbatasan fisik Strike yang berkaki satu bukan halangan baginya dalam penyelidkan, Ia mampu mengungkap informasi dari kerabat-kerabat terdekat Lula  yang membuat kita merasa berpetualang dalam dunia gemerlap selebritas London, didukung oleh teman-temannya yang unik dan hebat dari Angkatan Darat, kepolisian dan jaringan lain , sepak terjang Strike tentu tidak diragukan lagi. 
Pada awalnya Strike merasa pencariannya mungkin tidak akan membuahkan hasil, karena kepercayaannya akan kredibilitas kepolisian yang mana mungkin melewatkan satu titik ganjil dalam kasus ini. Bila hasilnya adalah Lula memang bunuh diri, tentu tidak ada fakta lain, Tapi ini menjadi tantangan bagi Strike untuk menyelidiki semua detail-detail yang barangkali bisa menjadi peluang adanya fakta lain yang tentu akan membuat kita shock  di akhir cerita kriminal ini. 

Bukan detektif biasa
Menjadi seorang detektif tidak melulu dengan kacamata ataupun kaca pembesar, dalam buku ini Strike malah digambarkan memiliki perawakan besar, dengan brewok sana sini, tanpa kacamata maupun kaca pembesar. Sesekali untuk menyelidiki orang, Ia menggunakan mesin pencarian Google sedangkan kemampuannya untuk menginvetigasi dan menyelidiki diperolehnya dari pengalaman sebagai Cabang Investigasi khusus di Angkatan Darat.

Detektif yang akrab dengan dunia hiburan
Memiliki latar belakang militer, bukan berarti membuat Strike menjadi sosok yang kaku. Terlahir dari seorang wanita supergroupie dengan hubungan tidak sah  dengan penyanyi rock terkenal yang menjadi ayah Strike , menyebabkan hidup dalam keadaan nomaden dan masuk ke segala jenis pergaulan. Tak hanya itu, mantan tunangan Strike juga seorang Supermodel  cantik yang memaksanya makin akrab dengan popularitas kehidupan dunia hiburan. 

 Ditulis oleh Penulis Fenomenal
Kebanyakan penulis serial detektif , paten dan melekat dengan hasil karyanya seperti Agatha Christie, S Mara GD, atau Herge. Tapi siapa sangka penulis Serial detektif Cormoran Strike ini adalah JK. Rowling yang sengaja menggunakan nama samaran Robert Galbraith, Ia ingin terlepas dari bayang-bayang Harry Potter. Seolah-olah Harry Potter milik Rowling dan Cormoran Strike milik Galbraith. Walaupun Rowling terkenal sebagai penulis  Harry Potter yang terkenal fantasy, ternyata Ia juga memiliki rasa gelap yang dapat dituliskannya seolah menjadi nyata. Well, sekali lagi Rowling membuktikan sihirnya dalam sebuah buku dengan kisah yang berbeda :)

Rating 4,0/5,0
Foto : Tannya 


Resensi : The Silkworm (Ulat Sutra)








Judul          : The Silkworm (Ulat Sutra)
Penerbit     : Gramedia Pustaka
Penulis       : Robert Galbraith 
Edisi          : Soft Cover
Tahun Terbit : 2014
Alih Bahasa  : Siska Yuanita
Jumlah halaman : 532 

Kali ini Cormoran Strike kembali lagi bersama sang Asisten Robin Ellacott (pada buku pertama, masih menjadi sekretaris temporer) dengan kasus barunya yang lebih menantang, setelah kesuksesannya memecahkan kasus di buku pertama Cuckoo's Calling.
Kasus yang dipegangnya terlihat biasa saja, seorang istri penulis bernama Leonora Quine mencari suaminya yang kabur dari rumah, Owen Quine. Didasari oleh rasa bosan karena Strike menyelesaikan kasus yang repetitif dan kasihan kepada Leonora Quine yang malang, Strike memulai pencariannya dan berharap Ia dapat menemukan dan membujuk Owen untuk pulang kepada istrinya. Namun hasil pencariannya mengejutkan, Owen Quine ditemukan mati terikat dan kehilangan bagian tubuhnya, setelah diselidiki Owen baru saja menyelesaikan novel yang berjudul Bombyx Mori (bahasa latin, Ulat Sutra) isi novel tersebut menuai kontroversial karena menyinggung tajam beberapa orang yang dikenalnya, maka peluang untuk orang-orang tersebut untuk melenyapkan Owen Quine semakin besar. Lewat naskah novel karangan Owen Quine yang begitu menjijikan dan mengerikan ini, Strike dipaksa berpikir keras untuk mencari sang pembunuh keji yang menyebabkan Ia berhadapan dengan kerabat lamanya di Kepolisian, namun bukan kerjasama yang terjalin, malah keretakan yang terjadi diantara mereka karena rasa egois dan pendapat yang tidak berimbang.
Leonora sang istri malang kini harus menanggung kenyataan bahwa suaminya tak hanya kabur dari rumah, juga harus menjaga anak mereka yang memiliki keterbelakangan. Di tengah kesulitan yang Leonora alami seakan tidak cukup, polisi malah menangkap Leonora dengan bukti-bukti gegabah yang ditemukan sebagai pembunuh suaminya sendiri. 
Strike dan Robin berpacu dengan waktu, mereka harus segera menemukan pembunuh Owen Quine bukan hanya sebagai penutup kasus tapi juga sebagai penyelamat Leonora yang sama sekali tidak bersalah .

Hindari makan, sambil membaca

Jika anda hobby membaca sambil makan, maka untuk buku ini kurang disarankan membaca sambil makan , atau jika anda memaksa silahkan tanggung sendiri resikonya :)
Pada beberapa halaman kita akan menemui hal-hal kotor, mesum yang terlalu menjijikan untuk keluar dari mulut apalagi dibayangkan. Seperti detail kondisi mayat Owen Quine ketika ditemukan, juga isi novel Bombyx Mori yang bahasanya terlalu eksplisit seolah menggambarkan sosok Owen Quine sebagai penulis yang menghalalkan segala kosa kata hanya karena menurutnya itu dalam konteks sastra.

Dunia yang berbeda 

Berbeda dengan buku pertama petualangan Strike yang berada dalam dunia hiburan, kini petualangan tersebut akan menguak dunia sasta, kepenulisan di London. Strike mulai menemui penerbit, editor juga penulis-penulis novel seperti Owen Quine.

Tokoh baru dan kisah yang semakin gelap

Dalam penyelesaian kasus ini, Strike mendapat dukungan dari tokoh-tokoh baru. Tak hanya itu , penderitaannya juga baru, kisah percintaan Strike semakin gelap, mantan tunangan yang dulu pergi darinya, bukan hanya pergi tapi telah menyandang status baru yaitu menikah seolah-olah dinding diantara mereka makin dipertebal dan ditinggikan sehingga tak bisa ditembus lagi.

Akankah ada kasus berikutnya?

Setelah hasil akhir yang kembali membuat kita tercengang, kita akan dibuat menunggu kasus selanjutnya. Kasus apalagi yang dapat menjadi sepak terjang Cormoran Strike? Klien mana lagi yang memiliki masalah hingga harus mendatangi Strike? Penjahat mana lagi yang akan dikejar Strike? Sanggupkah Strike menyelesaikannya tanpa luka dan bahaya?  
Rating : 3,5/5,0
Foto : Santmagazine

Tuesday, December 8, 2015

Menunggu hujan

Jendela kaca yang terkena hujan memang selalu menyisakan bayang-bayang embun yang dingin jika disentuh, sama seperti hatiku. Saat menunggu hujan, aku hanya mencoba mengetuk-ngetukan jari ke jendela sama seperti cara yang aku lakukan ketika menunggu kamu, kamu yang tak pernah datang jika ditunggu, dan selalu datang ketika aku tak sama sekali ingin tinggal untuk menunggu.
Salah siapa? jika kamu selalu memilihku untuk pulang.
Salah siapa? jika aku selalu tinggal dan menjadi tempatmu untuk pulang.
Tapi kali ini pulangmu mungkin salah waktu....
Seperti sekarang,
kamu pulang kepadaku yang sedang menunggu hujan bersama Adam lain. Maaf aku sudah menjadi dingin sekalipun kau coba untuk menyentuh atau mengetukan jarimu ke hatiku.

Monday, November 23, 2015

Mimpi

Sebenernya gue udah lama dapat tantangan menulis dari temen gue tentang mimpi. Tapi gak satupun ide yang ngasih kode ke kepala gue   (namanya juga Annya, kalo gak ngode ya sukanya di kodein) .

Akhirnya gue coba browsing dengan keyword mimpi, berharap bisa dapet informasi atau insipirasi yang bisa dikembangin jadi tulisan.  dan hasilnya, tadaaaaa....


Sepersekian detik gue jadi mikir, Google yang katanya mesin pencari terkenal sedunia, ternyata sudah terlalu banyak dicekoki dengan pencarian-pencarian seperti datas tadi, sampai-sampai ngetik kata "mimpi" preffered yang keluar begitu adanya. Heheheeee... btw, ada salah satu mimpi lo diatas?

Jadi mimpi yang gue maksud itu, mimpi yang berarti angan-angan atau cita-cita. Waktu gue kecil (FYI, sekarang gue udah BESAR, menurut harfiah maupun istilah) gue pernah punya mimpi pengen jadi orang terkenal. Liat penulis launching buku, gue pengen jadi penulis terkenal, Liat arkeolog nemuin fosil, gue pengen jadi arkeolog terkenal. Liat maling ayam ketangkep, gue pengen jadi malingnya, eh ayamnya, eh salah-salah, jadi Wartawan terkenal maksudnya. Loh...kok gak nyambung ya? nih gue sambungin...

Menurut gue Wartawan adalah orang yang bisa masuk kemana aja, orang yang pertama dapet informasi sebelum dibuat berita. Makanya bisa juga kan, ngeliput maling ayam yang ketangkep dengan judul berita "Mantan pengusaha ayam petelur yang  sudah bangkrut, tertangkap basah maling ayam tetangganya untuk modal kencan dengan ayam kampus". Btw, penulisan judul berita gue kepanjangan ya? apa ini lebih cocok adi Lead?  hmmm..pantes gue selalu ditolak kalau ngelamar kerja jadi Wartawan, mungkin ini alasannya  :(

Nah, sampai saat ini gue sendiri masih dalam perjalanan meraih mimpi gue. Ternyata meraih mimpi itu gak gampang, Gak segampang, ayam petelur menelurkan telur-telurnya. Buat sekarang sih gue gak tau harus mulai darimana lagi, yang gue tau, gue bakal maju terus dan gak nyerah buat banyak mencoba lagi. Kalau JK Rowling nyerah untuk yang ke 54 kalinya, karena ditolak penerbit, mungkin gak akan ada Best Seller Novel Harry Potter di rak buku gue. Jadi, kalau gue menyerah untuk yang entah berapa kian kalinya gak diterima di Media Cetak, Online dan Elektronik, mungkin gak akan ada juga Wartawan seterkenal gue kelak, Amin....
Mohon doanya semua, gue butuh doa kalian juga. Tau kan, orang tua bilang kalau kita mau dapetin sesuatu harus banyak doa sama usaha.
Barangkali aja di postingan gue berikutnya bakal ada cerita-cerita liputan yang seru, keluar-masuk hutan, naik-turun gunung, wawancara orang-orang terkenal, nulis berita fenomenal, dan....
coming soon ya...

Sunday, November 8, 2015

Bahagia? Pilih sendiri !!

Setiap orang yang lahir ke dunia ini, gak akan bisa milih mau jadi Laki atau perempuan? milih punya orang tua konglomerat atau fakir?  milih lahir di rumah sakit atau paraji? milih keluar steak rare atau welldone  :D

But, know it...
Kita telah dipilih olehNya, untuk lahir ke dunia sebelum kita dipilih buat "diambil" lagi.
Tapi ingat, ada satu hal yang bisa kita pilih sendiri.

.
.
.
.
.
Bahagia

Yaaa... totally true, semua orang bisa pilih bahagianya sendiri mau seperti apa??
Ada yang pilih bahagia dengan materi, ada yang pilih bahagia dengan pasangan hidup atau.... ada yang takut untuk bahagia? takut jadi omongan orang? takut salah pilih cara bahagia? takut bakal ditelan bumi?

Oh...come on. Hidup kita cuma sekali, rugi banget kan kalo dihabiskan buat mikirin omongan orang lain soal pilihan bahagia kita. Kita yang buat, kita yang pilih, kita yang jalanin, kita yang rasa.
there's no business with them!!
Kalau mau contoh lebih sederhana, ibarat kita main ke wahana semisal Dufan.
Kita yang bayar, kita yang naik wahana, kita yang ngejerit ketakutan, kita juga kan yang puas dan seneng. Apa ada urusannya sama orang yang komentar, "ih, jangan...nanti jatuh", "Gila, bahaya banget!!!", "Berani banget sih lo, kalo gue sih pilih enggak deh.

Well yang mesti diingat, saat kita pertama kali beli tiket wahana. Kita udah tau konsekuensinya apa? ketinggian berapa?  pengamannnya gimana ? tujuan kita apa? mau seneng-seneng, teriak lepasin beban, tertawa puas because from your inside, there's a whispered like  Got it!!! i passed it!!! 
Itu semua kita yang pilih, kita yang pilih buat dapat kesenangan dengan cara ekstrim begitu.

Then, if you worried about what they said, you just waste your ticket, lost your chance to get happiness. 

Jadi, mulai sekarang...jangan takut untuk jadi bahagia ya, teman-teman semua.....
Bahagia? Pilih sendiri !!

Ps :
atau malah ada yang lupa bahagia?
kalo lupa,
sini,
aku,
bahagiain :)

Wednesday, June 17, 2015

Main Course and Dessert part 1 (Dijamu di "Sarang Mafia")

"r u ready to take order?"
"Can i get u anything for Appetizer, Main Course, Beverages and Dessert?"

Tapi kali ini, gue dan temen-temen yang kebetulan meet up di bilangan Tebet cuma menghadiahi Main Course dan Dessert di perut masing-masing. Start with nasi goreng mafia di Tebet, kita order salah satu dari menu-menu yang cukup unik seperti :

-Good Father
Nasi goreng manis dari kecap kedelai yang berkualitas. Sesuai namanya, nasi goreng ini cocok untuk food hunter yang gak suka sama menu-menu lain yang terdengar sadis dan pasti membakar lidah.

-Bandit
Nasi goreng dengan campuran kunyit dan racikan rempah rahasia. Kuning dan gurih tentu menjadi ciri utama nasi goreng ini.

-Triad
Nasi goreng dengan campuran ebi dan cabai merah. Nasi goreng yang satu ini tentu nikmat, gurih dan pedas. Jadi mirip-mirip dikit deh sama namanya Triad, sebuah gangster yang ditakuti di China, dan kehidupannya akrab dengan kriminalitas.

-Gangster
Nasi goreng deangan racikan bumbu rahasia. Hmmm...kenapa ya? sesuai dengan namanya lagi? Gangster memang penuh rahasia.

-Preman
Nasi goreng dengan racikan dengan rempah dan kencur. Cita rasanya pedas namun hangat karena racikannya.

-Yakuza
Nasi goreng dengan campuran kikil dan cabai hijau. Nikmat, kenyal dan punya sensasi pedas cabai hijau.

-Brandal
Nasi goreng kemangi dengan campuran rempah rahasia. Wangi dan lezat terhidang dalam seporsi nasi goreng ini.