Sunday, November 8, 2015

Bahagia? Pilih sendiri !!

Setiap orang yang lahir ke dunia ini, gak akan bisa milih mau jadi Laki atau perempuan? milih punya orang tua konglomerat atau fakir?  milih lahir di rumah sakit atau paraji? milih keluar steak rare atau welldone  :D

But, know it...
Kita telah dipilih olehNya, untuk lahir ke dunia sebelum kita dipilih buat "diambil" lagi.
Tapi ingat, ada satu hal yang bisa kita pilih sendiri.

.
.
.
.
.
Bahagia

Yaaa... totally true, semua orang bisa pilih bahagianya sendiri mau seperti apa??
Ada yang pilih bahagia dengan materi, ada yang pilih bahagia dengan pasangan hidup atau.... ada yang takut untuk bahagia? takut jadi omongan orang? takut salah pilih cara bahagia? takut bakal ditelan bumi?

Oh...come on. Hidup kita cuma sekali, rugi banget kan kalo dihabiskan buat mikirin omongan orang lain soal pilihan bahagia kita. Kita yang buat, kita yang pilih, kita yang jalanin, kita yang rasa.
there's no business with them!!
Kalau mau contoh lebih sederhana, ibarat kita main ke wahana semisal Dufan.
Kita yang bayar, kita yang naik wahana, kita yang ngejerit ketakutan, kita juga kan yang puas dan seneng. Apa ada urusannya sama orang yang komentar, "ih, jangan...nanti jatuh", "Gila, bahaya banget!!!", "Berani banget sih lo, kalo gue sih pilih enggak deh.

Well yang mesti diingat, saat kita pertama kali beli tiket wahana. Kita udah tau konsekuensinya apa? ketinggian berapa?  pengamannnya gimana ? tujuan kita apa? mau seneng-seneng, teriak lepasin beban, tertawa puas because from your inside, there's a whispered like  Got it!!! i passed it!!! 
Itu semua kita yang pilih, kita yang pilih buat dapat kesenangan dengan cara ekstrim begitu.

Then, if you worried about what they said, you just waste your ticket, lost your chance to get happiness. 

Jadi, mulai sekarang...jangan takut untuk jadi bahagia ya, teman-teman semua.....
Bahagia? Pilih sendiri !!

Ps :
atau malah ada yang lupa bahagia?
kalo lupa,
sini,
aku,
bahagiain :)

Wednesday, June 17, 2015

Main Course and Dessert part 1 (Dijamu di "Sarang Mafia")

"r u ready to take order?"
"Can i get u anything for Appetizer, Main Course, Beverages and Dessert?"

Tapi kali ini, gue dan temen-temen yang kebetulan meet up di bilangan Tebet cuma menghadiahi Main Course dan Dessert di perut masing-masing. Start with nasi goreng mafia di Tebet, kita order salah satu dari menu-menu yang cukup unik seperti :

-Good Father
Nasi goreng manis dari kecap kedelai yang berkualitas. Sesuai namanya, nasi goreng ini cocok untuk food hunter yang gak suka sama menu-menu lain yang terdengar sadis dan pasti membakar lidah.

-Bandit
Nasi goreng dengan campuran kunyit dan racikan rempah rahasia. Kuning dan gurih tentu menjadi ciri utama nasi goreng ini.

-Triad
Nasi goreng dengan campuran ebi dan cabai merah. Nasi goreng yang satu ini tentu nikmat, gurih dan pedas. Jadi mirip-mirip dikit deh sama namanya Triad, sebuah gangster yang ditakuti di China, dan kehidupannya akrab dengan kriminalitas.

-Gangster
Nasi goreng deangan racikan bumbu rahasia. Hmmm...kenapa ya? sesuai dengan namanya lagi? Gangster memang penuh rahasia.

-Preman
Nasi goreng dengan racikan dengan rempah dan kencur. Cita rasanya pedas namun hangat karena racikannya.

-Yakuza
Nasi goreng dengan campuran kikil dan cabai hijau. Nikmat, kenyal dan punya sensasi pedas cabai hijau.

-Brandal
Nasi goreng kemangi dengan campuran rempah rahasia. Wangi dan lezat terhidang dalam seporsi nasi goreng ini.

Like Museum Like Gallery


 Jika istilah Like Mother like daughter sudah terlalu Mainstream, maka terbitlah judul di atas :)

Tanggal 15 Februari lalu, gue sama dua orang teman gue adalah salah satu orang beruntung di Jakarta, yang merasakan nikmatnya Ibu Kota Indonesia ini di hari Minggu, setelah pagi hari disuguhi Car Free Day di Bundaran HI, pada siang menjelang sore hari, kita berkesempatan mengunjungi Museum Nasional aka. Museum Gajah. Dengan tiket Rp. 5.000,- kita bisa sepuasnya mengelilingi museum cantik yang terletak di depan Monumen Nasional alias Monas. Museum ini banyak menyimpan Arca-Arca dan Prasasti Kuno seperti ini :


Atau ada juga nih, salah satu Arca yang ikut Selfie seperti ini :


Tuesday, December 9, 2014

Kopikina, hangat di tengah Ibu Kota

"Lewat secangkir kopi, kita bisa bersua, bercengkrama bersama di tengah malam dingin Ibu Kota"

- Tebet, 12 Oktober 2014

Selepas mencari makan (-baca kerja) seharian, gue rasa perlu banget refreshing, nongki-nongki cantik (karena mayoritas perempuan) bareng temen-temen gue. Setelah disepakati, kumpulah kita di salah satu spot di Jakarta, sebut saja Tebet (-baca, daerah terstrategis dari kosan gue (-baca Cawang) ). Well, tepat pukul 7 malam kita semua berkumpul di satu meja bundar di Coffe Shop Kopikina. Setelah basa-basi sedikit, sambil liat-liat menu kopi yang mau dipesan, gue yang NOTABENE baru pertama kali kesini diantara temen-temen gue, interest juga sih rasanya liat interior Kopikina yang ciamik, jadi bikin pengen disini berlama-lama gitu, hebat banget deh bisa manjain mata gue :) 

Say Hello, Kopikina.....

Monday, December 1, 2014

Kopi dan Coklat





Kau tahu kalau kopi itu nikmat?
Tapi coklat bisa memikat

Kopi kental adalah hidupku
Coklat hangat adalah nafasku
Kapan kau mengalah?
Tidak akan, karena kau tak kan marah
Kau sungguh keras
ya, karena kau selalu membalas
Sudahlah (Menyesap kopi kental)
Ayolah (Menyesap coklat panas)

Aku benci dua cangkir Coklat , itu membuat gigiku sakit
Aku benci dua cangkir Kopi, itu membuat perutku melilit

Kita memang tak pernah cocok
Karena kau selalu mengolok

Tapi kita bisa bersama selamanya
Karena kita punya rasa bahagia saat berdua